Sampai Kapan Jendela Itu Kau Buka

sampai kapan jendela itu kau buka?
sampai kapan kau bisa menunggu?
mungkin pintu bisa kau buka suatu hari?
atau masih terdengar suara-suara hingar
yang mengganggu pendengaranmu
atau masih sengaja kau dengar celoteh bingar
pengunci hatimu
kau selalu setia menunggu,mungkin!
atau kau kan dengan pergi jauh menerlantarkanku tersesat
membiarkanku mencari bibir-bibir sunyi yang kau tinggalkan
setelah kau menerka-nerka hatiku
mencoba menyusup-nyusup kedalam relung hatiku yang tak berpenghuni
seperti orang bijak aku menyuruhmu menasbihkan detik
menanti dengan tegar
lalu simpati kutebar-tebar
pandangan ku edar
maka aku pameran utama sepertinya
kaulah mahadewi sebenarnya
jangan terlalu lama mengikat riwayatku di keningmu
aku hanya impian hitam yang harusnya kau buang
aku hanya cita buruk yang tak bertuan
cerca aku dengan janji yang telah kupatri
kau kan tahu mataku kuning tanpa retina
apa kau masih berniat berzikir?
mungkinkah jendela itu akan terus terbuka
atau dongeng lain
tentang gerbang yang terbentang
dengan gurat-gurat kepedihan di depanku
dengan birat-birat cambuk di punggung
yang tak pernah ku pamerkan
mungkin saja lubang angin pun akan kau kunci
agar tak sampai mencium mataku
tapi
bila pintumu masih terbuka...
selamat datang di dunia kejutan!!!!

No comments:

Post a Comment

Good comments are very needed