Ruang Tamu

Tak perlu kuberitahu
ini ruang tamu
kau boleh makan yang kau mau
boleh minum yang kau ingin
disini cerita kita tuang
ke cangkir-cangkir porselain
lalu kita teguk saat hangat
ini hanya ruang tamu
lalu nampan berisi utang pak Camat
dihidangkan istriku
kau yang pertama membuka bungkusnya
aku tak tahu kalau kau juga suka!
ini hanya ruang tamu
tapi dosa lebih sering bertandang kemari.

No comments:

Post a Comment

Good comments are very needed