April


April akan habis ditelan tawa yang kita paksa - paksakan
mari berjanji untuk tidak menangis
karena rentak ragu yang menyiksa jarak

Semula kukira kalau mulut Mei tak sebesar itu
nyatanya ia masukkan kita satu demi satu
hingga hilang tak bertulang

padahal April belum sempat menyeka keringat yang kita tuai
biarkan lah begitu sayang
tak perlu kita ratapi
kita relakan saja
seperti relanya dulu kita melepas Desember
bulan pilu yang ku dekap dalam senyap punyaku

Dan April akan pergi, tak akan kembali..

No comments:

Post a Comment

Good comments are very needed