Setiap Malam Ada Saja Hati Terluka

Entah kenapa malam-malam begitu kejam
Ada saja hati terluka di pusaran dinginnya
Butir-butir embunnya begitu tajam

Entah kenapa setelah mata-mata terpejam
malam seolah menelan segala cahaya
tak dibiarkannya aku menengadah
tatapanku berdarah

Oh.. para peri yang memiliki mimpi di tiap tidur
biarkan aku lelap di istana kalian
bukankah kalian tak memiliki malam
seperti yang didongengkan ibuku?

Setiap malam, ada saja hati yang terluka
Entah kenapa

No comments:

Post a Comment

Good comments are very needed