Aku Ingin Menikahimu!


Kasihku!
aku ingin meminangmu di malam bersabit
saat Adintya memanggil Anggara
lalu Beraspati bersenyum-senyum melihat kita mematri janji

Kasihku!
aku ingin meminangmu di pagi bermentari 
saat kalendar kembali terobek mengganti hari
di waktu mentari menapaki ubun-ubun
hangatnya menutrisi tulang sumsum

Kasihku!
Jangan menolak pinang dariku
meski rasanya kecut 

Setelah lelah menunggu rindu menjalar ke seluruh sendi kesendirianku, inilah saatnya aku meminangmu kasihku. Menjadikanmu istri terindah di istana termegah. Menghadiahimu sebuah hati yang tak akan pernah berubah. Memberikanmu sebingkis cinta yang tak kan pernah terkikis. Memahkotaimu anak-anak yang kelak menuntun kita disaat tua. Memberikanmu mimpi dan harapan yang menunggu wujud.

Kasihku, atau calon istriku! Ini ada setangkai dahan mawar, maaf aku tak punya bunga mawar. Aku ingin kita menjaganya, menanamnya hingga menjadi serumpun bunga terindah dalam sejarah. Kau sirami dan aku sinari, hingga ia mekar berseri.

Kasihku, aku bosan menjadi kasihmu, aku ingin menjadi suamimu!


6 comments:

  1. puisinya bagus-bagus...saya suka puisi kehidupan yang anda buat. sangat inspiratif!!

    ReplyDelete
  2. @dotnex: Tengkyu pal.. jgn lupa makan2 kalau PO lg ya.. kwkwkw

    @master imagine: Terima kasih udah berkunjung..

    ReplyDelete
  3. ckckck........ pan nikah kro cpa pit,.?

    ReplyDelete

Good comments are very needed