Kepada: Waktu!


Sejak kau memisahkan kami di antara lebat dedaunmu
atau kau menyandera kami di selip malam dan siangmu
di beribu musim yang kau titipkan pada dinginnya penantian
di rintik-rintik rinai hujan kau kirimkan hati yang tertawan

Akh waktu
kau seolah menyatakan jarak
kau ciptakan jurang-jurang yang curam
atau kelam laut yang berwarna kelam
pernah juga sabana-sabana hijau tanpa batas

tapi ini adalah cinta yang sempurna, murni, suci, sejati dan abadi*
dan kami adalah petarung-petarung yang tak takluk oleh waktu
meski kau hunus pisau-pisau waktu di pelipis dan dahiku
dan dahinya

Akh waktu.. berapa lama lagi kau akan menyerah?


pic: andaka.com

2 comments:

Good comments are very needed