Anak Presidenku Pejantan Tangguh

poems about love
Bertahun kuberikan waktu padanya, pada cemerlang jidatnya
untuk menunjukkan apa yang dia bisa
hanya biru biru bendera yang menaungi pelipisnya
hanya teduh teduh berlian yang tak memusarakannya

Dia anak presidenku
Pejantan yang tak jantan

Aku, adalah mewakili negeri yang tersandera ini
oleh sebuah resepsi setara 120 gedung sekolah

Bertahun aku memberi waktu padanya
duduk manis di gedung politis
tak hadir tak digubris
sebab ia hanya pelapis
yang keseribu lapis


Dia anak presidenku
Pejantan yang tak jantan

Untuknya aku korbankan diriku
membeli kedewasaannya
kugadaikan kehormatanku
menggantikan kearifannya

Ternyata dia hanya Pejantan
berapa banyak putri yang bisa kau perawani?


No comments:

Post a Comment

Good comments are very needed