Cinta, Kembali Padamu Juga!

Kembali Padamu Juga!
layang-layang
Layang-Layang terlihat terbang bebas di angkasa, langit biru, awan putih, matahari kuning, angin membalut rangka-rangka bambu yang tampak rapuh terlilit benang kendali dari bumi.

Layang-Layang bisa terlepas meninggalkan langit biru, menyayat awan putih, memudarkan kuning mentari dan melunglaikan rangka-rangka bambu yang memang rapuh tak terkendali

Sejak kapan mentari menguning?

Sejak padi di sawahku terpanen sebelum musimnya, hijau-hijau terputus, kuning-kuning tertebas
burung-burung yang biasanya hadir setelah hujan, kini menyanyikan lagu-lagu sendu
pelangi tergantikan isak-isak padi bunting menanti gugur perhatian sang empunya

Akhirnya aku kembali padamu juga, membawa cinta yang kubawa berkelana ke mana-mana. Ke hati yang tak ku kenal, ke hati yang tak kau kenal, ke hati yang rimbanya tak bertuan.

Padamu juga, cinta yang dulu kujanjikan membawakan secawan madu. Meminumkannya padamu di bawah mentari yang memang tak pernah menguning.

Tapi cinta ini bukan layang-layang tanpa kendali!

5 comments:

  1. obat penyakit jantung22 November 2013 at 11:20

    puisi yg cukup menarik sekali...

    ReplyDelete
  2. obat penyakit jantung22 November 2013 at 11:20

    saya suka sekali..sukses saja....

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. Gua baru bikin blog tentang puisi juga, post nya emang bru dikit tapi kalo lu baca gua harap lu semua pada suka.
    http://minopedri.blogspot.com/

    ReplyDelete

Good comments are very needed