Aku Menantang Angkuhmu!

Dulu aku punya lautan kata-kata yang tersedia senantiasa membasuh setiap gelisahmu
Aku tersenyum pada setiap senyum yang berhasil aku bingkai di sudut-sudut bibirmu
Tapi aku salah..

Kata-kata adalah bingkai rapuh yang senantiasa bisa kau patahkan
kau remukkan di depanku

Aku menjelma air yang mengganaskan dan siap membinasakan cinta ini
Cinta yang aku punya ternyata tak menebas egomu

Aku berdiri angkuh di puncak kemarahan
Lalu kau tersenyum menyeringai serupa serigala di malam purnama
Seringai membahana menggetarkan dada yang tak pernah terjangkau suara sebelumnya

Matamu, merah semerah senja
Aku terpana pada ketidakpercayaan..

Aku berlari ke puncak dunia, puncak yang tak akan kau gunakan sebagai tempat lolongan sombongmu
Kau begitu angkuh di duniamu

Hayo kita lihat siapa yang paling angkuh di antara keangkuhan kita yang berdiri kukuh.
Atau atau kau?

Dada siapa yang paling lama membusung dan mata siapa yang paling lama membelalak.
Mulut siapa yang paling meracau tak henti.

Dan hati siapa yang paling hebat dalam memaki!


2 comments:

  1. obat penyakit jantung22 November 2013 at 11:16

    cukup baik puisi ini .....

    ReplyDelete
  2. obat penyakit jantung22 November 2013 at 11:17

    saya suka....sukses saja...

    ReplyDelete

Good comments are very needed