Baris Terakhir


semua sedih telah ku tangiskan
setiap lelah sudah ku istirahatkan
segala rindu telah ku luahkan
seluruh kantuk telah ku rebahkan

apa lagi yang aku perbuat untuk melupakanmu ??
kau ada di dinding kamarku
di atas mejaku
di tasku
di bukuku

apa yang ada di matamu ?
liriknya telah memaku jantungku
desau hembusan nafasmu telah mengisi sel nadiku


padahal setiap kecup yang ku daratkan ke keningmu
adalah siksa yang memedihkan
setiap peluk yang ku lingkarkan di pinggangmu
adalah belenggu maya yang menyakitiku
lalu kenapa kita selalu lena ?

aku tau kau sengaja..
menyandera hatiku
menguliti hatiku dalam hidup

mengapa dendam ini harus datang dari tangan halusmu ?
aku menyayangimu tanpa bisa membencimu

deQ!
di baris terakhir ini..
aku tak ingin ada akhir!
kau harus kembali
ke kecupku
ke pelukku!!

2 comments:

  1. puisinya bagus mas, inspirasinya dari mana

    ReplyDelete
  2. omak.. puisi cinta selalu melankolis
    dan berujung ke puisi patah hati :'(

    ReplyDelete

Good comments are very needed