Aku Kembali

Aku kembali selepas senja menguliti mentari
di pangkuanmu sayang, aku mengadu manja
serupa pangkuan ibu yang telah lama tak kusapa
kau adalah peraduan yang kuhapal hangatnya
aku kembali Puisi Penantianserupa puisi yang kunanti tiap baitnya, lariknya

Senyummu saat membelai rambutku adalah bait-bait manja yang tak pernah aku lupa
aku masih seperti dulu seperti saat pertama kali menatapmu di titian itu
tatapan yang menjatuhkan hatimu di hatiku
lalu esoknya kita menari di tiap pematang menjelang petang

Kini aku kembali saat petang
di pangkuanmu juga
sayang, mengapa kau diam saja?

adakah aku terlalu lama membiarkanmu menunggu
kenapa kau tak membalas setiap senyum yang kulempar seperti dulu
kau tak mengaduh saat setiap gemas yang kuberi

sayang, apa kau tak malu melihat orang menertawakanku di depan nisanmu ini?

No comments:

Post a Comment

Good comments are very needed